Zionis bukan Israel
Israel merupakan nama lain dari nabi Ya’qub.
Dan nabi Ya’qub merupakan nabi yang diyakini
Sebagai nabinya orang islam.
Jadi menghujat, mencela, Israel sama saja menghina
Nabi Ya’qub.
Dari Ibnu Abbas bahwasanya Rosululloh bertanya kepada orang-orang yahudi
“Apakah kalian mengetahui bahwa Israel adalah Ya’qub”.
Mereka menjawab
“ya”
Maka Rosululloh bersabda
“Ya Allah saksikanlah”
(HR. Abu Dawud Ath-thoyalisi dalam Musnad-nya, Ibnu Sa’ad dalam Thobaqot Al-Kubro 1/ 175, Ahmad dalam Musnad 1/2783 dengan sanad hasan)
Beriman kepada seorang Nabi adalah keimanan kepada semua Nabi.
Mendustakan seorang Nabi adalah mendustakan semua nabi.
Mencela seorang nabi merupakan dosa besar, bahkan mungkin kekufuran.
Jadi sangat di sayangkan kita semua tidak menyadari tentang kecerdikan
Orang zionis ini.
Mereka menamakan diri sebagai bangsa Israel
Padahal dengan nama Israel ini
Mereka sedang berlindung pada nama besar seorang nabi.
Yang wajib di imani dan diaykini oleh orang muslim.
Walaupun kita bisa saja berkilah saya tidak membenci Israel
Dalam pengertian nabi Ya’qub.
Tetapi mengutuk orang yang melakukan kekejaman dengan nama
Israel.
Sayapun tidak membenci yahudi, Israel, atau zionis
Ataupun orang orangnya.
Tetapi yang saya benci adalah sifat-sifatnya.
Apakah semua orang yahudi, Israel, zionis demikian.
Apakah pelaknatan terhadap orang yahudi dengan lisan nabi isa atau juga berlaku bagi anak turunya ?
(Lihat surat Al Maidah 76)
Apakah anak seorang bajingan akan menjadi bajingan.
Bangsa yahudi memang berbeda dengan Israel.
Israel adalah untuk menyebutkan diri sebagai
Bangsanya orang yang berimana kepada allah dan rosulnya.
Bahkan Israel merupakan sebuah nama nabi umat islam sesuai dengan hadist di atas.
Tetapi ketika kedatangan nabi atau rosul yang tidak di senanginya
Maka mereka akan mencela, mengusir bahkan membunuhnya
Telah banyak nabi ataupun rosul yang mati di tangan kaum yahudi.
Namun mengapa sifat-sifat tersebut nampaknya masih melekat bahkan hingga beranak turun.
Apakah setiap anak orang yahudi memang dididik demikian.
Seperti anaknya orang islam tentunya di didik dengan karakter dan sifat-sifat orang islam.
Bangsa yang saat ini mengatasnamankan diri
Sebagai israel sebenarnya bukanlah Israel.
Yang berpeganag teguh pada ajarana para nabi-nabi mereka tetapi pada ajaran syetan dan nafsu mereka.
Memang secara keturunan mereka mewarisi
Tetapi secara ajaran mereka sama sekali tidak mewarisi
Karena yang mewarisi adalah orang-orang muslim.
Aku sebenarnya juga orang Israel.
Tetapi dalam bentuk ajaran-ajaran dari para nabi dan rosul insaallah.
Orang-orang muslim sebenarnya yang lebih layak mendapatkan gelar
Orang Israel itu.
Daripada orang-orang yahudi sekarang yang sedang berperang melawan palestina.
Mungkin ini rancau tetapi itulah hakekatnya.
Jika dilihat dari geneologi ajarannya.
Nabi muhammad bersumber dari yaqub dan ibrahim.
Yang di dalam islam dijadikan pula
Rujukan bahkan syariatnya.
Bahkan ka’bah yang merupakan kiblat
Umat islam itu merupakan salah satu bentuk peninggalan dari
Ibrahim. Hukum potong tangan, rajam.
Dan masih banyak lagi bukti-bukti bahwa ada ketersambungan
Antara ajaran nabi Muhammad dengan para nabi-nabi Israel.
Dimana dari segi ajaran tidaklah bertentangan
Bahkan saling menguatkan.
Banyak pula ayat-ayat qur’an yang tidak jelas
Dapat dijelaskan dengan mengambil kitab-kitab suci nabi Israel.
Israel
Oh
Israel.
Namamu yang begitu agung
Dan mulia
Tetapi saat ini di gunakan untuk menindas.
Mungkin besok akan ada suatu bangsa yang menamakan
Diri dengan bangsa Muhammad.
Tetapi kelakuannya jauh dari ajaran Muhammad.
Yahudi bangsa pembunuh para nabi.
Banyak kutukan dan laknatan baik dari tuhan
Maupun dari lisan para nabi.
Mereka syetan yang menjelma menjadi manusia
Peristiwa holocaust
Mungkin perlu kita renungkan ulang.
Apakah NAZI berdosa
Apakah Hitler merupakan seorang nabi.
Sebagaimana nabi khidir membunuh seorang pemuda yang tidak berdosa.
Hust ngawur di cekal FPI
Nanti.
Mengapa NAZI begitu membenci yahudi ?
Mengapa pula orang islam di Indonesia juga membenci yahudi ?
Bagaimana sich sepak terjang bangsa arya itu ?
Kok bisa Hitler terinspirasi olehnya.
Dan membunuh orang-orang yahudi.
Apakah ilmu-ilmu penegetahuan yang dimiliki oleh bangsa arya itu ?
Bagaimanakah
Orang hindu dan budha menyikapi
Peneyerangan kafir yahudi terhadap palestina.
Mengapa saya katakana kafir yahudi ?
Jika saya menyebut yahudi
Maka akan salah paham. Orang akan membenci yahudi
Padahal di dalam orang yahudi juga ada orang baik.
Maka saya katakana kafir ahudi.
Juga dalam al quranpun sering diktakan kafir yahudi
Kafir Qurais, kafir indoensia, kafir amerika,
Hanya untuk nambah kosakata biar banyak dan tidak rancu.
Seperti orang mau menutup
Kfc
Mc Donald
Padahal itukan Cuma merek daganag saja.
Malah yang ngurus adalah orang-orang islam.
Bukan Cuma itu saja.
Petugasnya juga orang islam. He..
Biar gak rancu di sebut kafir yahudi.
Coba dech di tanyakan
Apa benar keuntungannya di gunakan untuk membiayayai perang
Sebagaimana ang di gembar-gemborkan
Oleh orang islam-islam itu.
Apa mereka mau ikut terlibat dalam urusan perang
Sedang mereka kepentingannya kan bisnis.
Kalau mereka di Tanya
Apa buktinya darimana mereka tahu.
Apa mereka saling memfitnah gitu?
Waduh embuh piye ki rek ra ngerti urusane dunyo.
Seng serba mungkin.
Mengapa sich majalah hijatulloh, sabili, al-furqon dll
Yang di situ isinya menjelek-jelekkan agama lain.
Bahkan bisa masuk dalam penodaan dan penghinaan, pelecehan terhadap agama lain.
Tetapi malah yang di tangkap orang-orang yang
Ingin mereformasi agama.
Dengan dalih yang aneh.
Apakah pluralisme itu mampu menghilangkan komitmen orang islam terhadap islam.
Komitment seseorang berislam harus di dasarkan pada beberapa kategori.
Komitment yang tetap konsisten meskipun apapun yang terjadi.
Tidak melihat situasi dan kondisi.
Seperti komitment terhadap tauhid.
Orang islam harus menegakkan tauhidnya bagaimanapun keadaannya.
Baik dia dalam kemiskinan ataupun dalam berlimpah.
Baik dalam susah ataupun senang.
Baik dalam tertekan ataupun dalam lapang.
Komitment terhadap tauhid inilah yang akan mementukan kadar keislaman seseorang.
Dan orang yang tetap berkomitmen terhadap tauhid insaallah dia akan bisa di sejajarkan para waliulloh.
Sedangkan mereka yang hanya mampu berkomitment terhadap alloh di waktu susah dan lupa di waktu senang merupakan orang yang terlena.
Mereka ahanya butuh alloh di waktu susah.
Dan menyombongkan diri di waktu lapang karena menganggab semua karena usahanaya sendiri dan alloh tidak turut serta.
Orang islam jika memegang pluralisme dia tidak akan kehilangan jati dirinya terhadap islam.
Malah dia akan bisa menghormati dan menghargai orang lain.
Seyakin apapun anda terhadap kebenaran tauhid tapi jika anada tidka mampu mengahrgai pendapat orang lain.
Bisa dipastikan anda telah salah. Kesalahan bukan pada memegang komitment tetapi pada sikap anda yang tidak mampu menghargai dan menghormati orang lain.
Apa FPI salah ?
Tidak mereka benar dalam berkomitment terhadap keyakinannya.
Tetapi kesalahan mereka terletak pada sikap merasa paling benar sendiri.
Bahwa dirinya adalah orang yang di kasihi oleh alloh.
Sehingga karena sikap seperti ini membuat islam menjadi sangat di benci.
Sehingga kebaikan islam tertutupi dengan sikap keras kepala FPI yang tidak mau melihat perbedaan.
Mengapa FPI begitu ?
Apa karena memang FPI sering di perlakukan dzolim sehingga mereka tidak kuat dalam bersabar dan melakukan tindakan-tindakan diluar kemanusiaa.
Ataukah memang jiwanya sedang berada dalam khilaf.
Siapa sich yang melakukan dzolim, FPI atau orang yang dipentungi ketika di monas.
Kalau FPI kapankah FPI di dzolimi ?
Kalau orang yang di pentungi ketika di monas merupakan pelaku pedzoliman.
Lantas kapan mereka melakukan pendzoliman.
Ada apa di balik fpi ini ?
Apa ada agenda terselubung dari gerakan masa islam FPI ini.
Amerika akan sangat kesulitan menghadapi orang-orang NU
Loh kok bisa karena orang-orang NU secara ideologis sangat sulit di rasuki oleh organisasi-organaisasi radikal.
Islam mereka adalah islam yang plural.
Islam yang mau melihat dari berbagai macam bentuk.
Sehingga amaerika akan sangat kesulitan mencari alas an untuk menyerang islam.
Mengapa indonsia tidak di serang oleh amerika dan zionis
Karena orang kita mudah di bodohi dan di akali.
Sehingga mampu di keruk keuntungan yang sebesar-besarnya.
Sementar di timur tengah orang-orangnya sangat sulit dan pintar.
Sehingga peranglah salah satu cara untuk
Menaklukkan negeri ini.
Dalam falsafah jawa orang bodo iku panganane wong pinter.
Orang bodoh itu menjadi korbannya orang pintar.
Falsafah ini jika direnungkan lebih dalam ternyata benar juga.